Dua Dekade Berkarier, Ini Kata Mereka Soal Buffon


Sudah 20 tahun sejak Gianluigi Buffon melakoni debutnya di Serie A bersama Parma saat berusia 17 tahun melawan AC Milan.


Clean sheet yang dicatatkannya pada laga yang dihelat 19 November 1995 silam menjadi awal langkah Buffon mengukuhkan diri sebagai salah satu pemegang caps terbanyak bersama timnas Italia dan masuk dalam jajaran kiper terbaik sepanjang masa.


Bicara soal rekor, dia satu-satunya kiper yang pernah dianugerahi UEFA Footballer of the Year, satu dari tiga pemain yang berpartisipasi dalam lima Piala Dunia dan selangkah lagi menjadi pemain dengan jumlah penampilan terbanyak kedua dalam sejarah I Bianconeri.


Buffon akan kembali menghadapi Milan, Sabtu (21/11), tepat dua dekade sejak penampilan perdananya di Serie A, namun kali ini dia memimpin rekan-rekan setimnya di Juventus.


Berikut komentar dari sejumlah kalangan yang terlibat dalam sepak bola dunia perihal Buffon dalam beberapa tahun terakhir:


Manuel Neuer: “Dia adalah salah satu kiper terbaik di dunia dan selalu menjadi contoh bagiku. Dia sangat berkharisma, dan ketika melihatnya masih bermain saat ini, aku berharap bisa memiliki karier selama dia.” (La Gazzetta dello Sport)


Petr Cech: “Buffon adalah pemain yang memiliki kepribadian unik. Dia memberi pengaruh kepada rekan-rekan setimnya, bukan hanya karena penyelematan tetapi juga kehadiran dan kepemimpinannya. Dia pemain kunci dalam momen-momen krusial di pertandingan dan memberi keamanan bagi pertahanan timnya yang memercayai dia dengan mata tertutup.” (La Gazzetta dello Sport)


Mantan kiper Italia, Gianluca Pagliuca: “Dia punya jangkauan yang luas, tetapi selalu berada di posisi yang tepat di wilayahnya dan mengantisipasi permainan dengan baik. Dia seperti cenayang yang memprediksi masa depan saat menebak laju bola.” (La Gazzetta dello Sport)


Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri: “Saya berharap dia akan terus berkarier selama mungkin, jelas selama saya menjadi pelatih. Buffon adalah kiper yang luar biasa, mungkin terbaik dalam sejarah sepak bola. Dia tidak pernah gagal.”


Mantan rekan setim di Juventus dan Italia, Andrea Pirlo: “Aku beruntung telah bermain dengan dia sejak berusia 15 tahun. Bagiku, dia pemain yang unik dan mungkin kiper terbaik sepanjang masa. Melihat dia bermain dan berlatih adalah hal yang menakjubkan.”


Mantan kiper Italia, Dino Zoff: “Bahkan sejak masih muda, dia melakukan hal yang saya tidak pernah lihat dilakukan oleh para pemain seusianya. Dia seorang pemain juara dan akan selalu demikian.” (La Gazzetta dello Sport)


Mantan kiper Prancis, Fabian Barthez: “Ketika Buffon ada di gawang, anda merasa seperti apapun tidak bisa melewati dia. Dia salah satu pemain yang meninggalkan tanda di sepak bola dan berdampak terhadap regenerasi penjaga gawang. Ketika kami bertemu di Berlin, tidak ada pembicaraan antara kami, hanya sebuah tatapan.” (La Gazzetta dello Sport)


Iker Casillas: “Apa yang bisa aku katakan tentang Gigi (sapaan BUffon)? Dia telah menjadi titik acuan bagi generasiku dan generasi yang akan datang. Bagi siapapun yang bermimpi menjadi kiper, seperti aku, dia merepresentasikan sebuah dasar, bursa transfer di mana anda berharap akan datang dan menjadi rekan setimnya.” (La Gazzetta dello Sport)


Eks kiper Italia, Walter Zenga: “Kadang orang menganggap saya yang terbaik di dunia, tetapi Gianluigi lebih tangguh dan saya menempatkan dia di posisi pertama. Dia pemain yang komplet secara teknik, tetapi juga memiliki pengaruh moral yang sangat penting. Dia memiliki itu semua sekaligus. Saya tidak kaget jika Buffon masih bermain di usia 45 tahun. Mungkin tidak di Juventus, tetapi bisa saja di Amerika Serikat. (La Gazzetta dello Sport)


Kiper Inggris: “Dia memiliki pamor yang besar dalam sepak bola. Dia telah menjadi legenda selama bertahun-tahun. Saya menyukai cara dia bermain. Dia memiliki gaya yang hebat dan tampak sopan. Dari cara dia bermain, mengontrol situasi dan dia tampak orang yang disukai. Dia tidak bermain untuk melakukan aksi yang merupakan kunci dalam kebijaksanaan seorang kiper.


Kiper AC Milan berusia 16 tahun, Gianluigi Donnarumma: “Dia idolaku. Impianku adalah menjadi kiper pilihan pertama bagi tim nasional, mengikuti jejak dia. Semua orang ingin memiliki karier seperti dia.”



Dua Dekade Berkarier, Ini Kata Mereka Soal Buffon

#ACMilan #GianluigiBuffon #Juventus #JuventusVsACMilan #SerieA

Komentar