Kingsley Coman menjadi salah satu pemain di bawah usia 20 tahun yang bersinar musim ini. Meski tak terlalu sering bermain di Bayern Munchen, striker 19 tahun itu tampil memukai setiap diturunkan pelatih Josep Guardiola.
Coman mengasah bakat sepak bolanya di akademi Paris Saint Germain. Namun, dia hanya sempat merasakan tiga pertandingan bersama tim senior Le Parisiens. Pada tahun 2014, Coman hijrah ke Italia untuk bergabung ke Juventus dengan status bebas transfer.
Di awal musim ini, pemain berdarah Guadeloupe itu kembali pindah ke Bayern Munchen dengan status pinjaman selama dua tahun. Sinar terang yang ditampilkan Coman di Juventus dan Bayern membuktikan bahwa langkah PSG mengabaikan bakat Coman adalah kesalahan.
“Tidak seperti pemain lain, Coman tidak pernah mendapat kesempatan di PSG. Mereka hanya peduli untuk memiliki pemain yang sesuai dengan ciri mereka,” ujar Francois Gil, agen sang pemain.
“Bagus Coman pergi dari sana. Bagi PSG, perginya Coman adalah kerugian. Coman adalah pemain dengan kualitas luar biasa. Dia di PSG tapi tak pernah diberi peluang. Jika anda melihat bakat sepertinya tak berkembang di Paris, maka itu memalukan,” tutup dia.
Penampilannya di Bayern membuat Coman dipanggil timnas Prancis. Dia sudah dua kali memakai seragam Les Bleus saat melawan Jerman dan Inggris, tengah bulan ini.
Abaikan Bakat Coman, PSG Dianggap Rugi
#BayernMunchen #Juventus #KingsleyComan #ParisSaintGermain
Komentar
Posting Komentar